
Upaya penurunan stunting telah dilakukan melalui dua intervensi, yaitu intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung.
Dengan mengacu pada indikator utama dalam penurunan stunting terintegrasi adalah penurunan stunting pada anak usia dibawah dua tahun (Baduta).
Maka Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Kajian Kasus Stunting sebagai upaya mengidentifikasi risiko dan faktor risiko terjadinya stunting. Bertempat di Puskesmas Mantingan pada hari, Selasa (7/10/2025)
